Locations of visitors to this page APKLI: ISTILAH 5 C DALAM PINJAMAN UANG KE BANK

Rabu, 16 Maret 2011

ISTILAH 5 C DALAM PINJAMAN UANG KE BANK


APKLI
Istilah 5 C Dalam Pinjaman Uang

1. Character.
Menyangkut komitmen Anda sebagai pihak yang mengajukan permohonan pinjaman modal, bagaimana track record Anda, bagaimana gaya manajemen Anda (apakah one man show, keluarga, atau partnership).

2. Capital.
Berapa besar dana pribadi yang Anda keluarkan, “Karena tidak mungkin seluruh modal berasal dari bank,” kilah Ayu. Lalu struktur pemodalan (berapa jumlah modal awal yang disetor, dan laba yang terakumulasi menjadi modal), komposisi kepemilikan modal (siapa saja pemilik modal, siapa pemodal jaminan, dan apakah pemodal juga menjadi pengurus perusahaan), dan modal aset, yang terdiri atas tangible asset (tanah, bangunan, mesin, stock, dll.) dan intangible asset (merek, goodwill, nama baik, dll.).

3. Capacity.
Yang dinilai antara lain: bagaimana tren hasil penjualan (naik, turun, atau stagnan), struktur biaya (fixed cost, variable cost), perbandingan biaya dan pendapatan, hutang dan tagihan (lebih besar, lebih kecil, atau setara), proyeksi arus kas (surplus atau defisit), tenaga kerja (tetap atau kontrak, bagaimana skill dan pengalamannya), hingga kapasitas produksi (jumlah produksi per hari, apakah sesuai dengan penjualan).

4. Condition.
Meliputi perijinan usaha, kondisi industri sejenis (apakah berisiko kecil, menengah, atau tinggi), prospek usaha, situasi persaingan (apakah menjadi market leader, market follower, niche market, atau single fighter), dan ini yang terpenting: apa selling point atau keunikannya (apakah mudah ditiru, atau sulit ditiru, dan sampai kapan berlangsung).

5. Collateral.
Apakah ada jaminan pinjaman modal, baik yang bersifat tangible (cash, stock, peralatan, kendaraan, dan yang sifatnya tidak bergerak seperti tanah dan bangunan), intangible (personal guarantee, company guarantee, asuransi kredit, asosiasi/koperasi penjamin, dll.).




Pengajuan Pinjaman Uang

Intinya yang perlu disampaikan untuk proposal sederhana adalah sebagai berikut :

1. Tanggal pengajuan kredit / Pinjaman Tanpa Jaminan.

2. Perihal surat kredit tanpa Jaminan Pinjaman, Pinjaman Jaminan, Pinjaman Uang, Uang Pinjaman & Jaminan Kredit

3. Surat ditujukan kepada Kepala Cabang

4. Dalam pembukaan surat disampaikan tentang jenis usahanya dibidang apa dan usaha telah berlangsung berapa lama.

5. Permohonan pembiayaan Pinjaman Tanpa Jaminan untuk membiayai apa. Modal kerja, Investasi atau konsumtif.

6. Tujuan dari kredit seperti Kredit Jaminan, Kredit Tanpa Jaminan, Uang Tanpa Jaminan, Pinjaman Kredit, Kredit Pinjaman, Uang Kredit & Kredit Uang nantinya bagaimana. Maksudnya dengan ada kredit kita bisa meningkatkan target penjualan berapa besar (prosentasi / dlm angka), keuntungungan ditargetkan bisa mencapai berapa, atau adanya penambahan asset yang bisa meningkatkan kinerja usaha, atau dll.

7. Sebutkan besarnya dana yang dimohon dan jangan lupa sebutkan modal sendiri ada berapa sehingga bank hanya akan memberikan kekurangannya. Biasanya bank hanya memberi maksimal 80% dari project cost, 20% adalah dari modal kita sendiri. Ilustrasinya adalah katakanlah untuk pemenuhan SPK pengadaan komputer dari PT. A, kita memerlukan dana sebesar 100 juta, maka yang bisa dimohonkan kepada Bank maksimal hanya 80 juta, sisanya adalah dari dana kita sendiri.

8. Sampaikan skim kredit yang sesuai dengan pola usaha kita yang akan dibiayai bank. Bila usaha mendapatkan penghasilan tetap perbulan maka skim installment dapat digunakan, bila usahanya berupa proyek finance maka lebih baik gunakan skim modal kerja dengan sistim bagi hasil atau mengangsur pokok dan bunganya ketika proyek sudah selesai maka Jaminan Pinjaman, Pinjaman Jaminan, Pinjaman Uang, Uang Pinjaman & Jaminan Kredit dapat di kembalikan. Ada baiknya diskusikan dengan petugas bank, skim apa yang tepat, apakah perlu grace period dll. Ingat konsekuensi salah skim kredit, implikasinya kepada beban bunga dan lack liquidity yang harus ditanggung.

9. Penutup. Sampaikan bahwa kita siap disurvey oleh Tim survey Bank.
Melihat paparan saya diatas mungkin tidak terlalu sulit untuk membuat surat pengajuan kredit kebank khususnya Kredit Jaminan, Kredit Tanpa Jaminan, Uang Tanpa Jaminan, Pinjaman Kredit, Kredit Pinjaman, Uang Kredit & Kredit Uang . Wong cuma satu lembar saja dan lagian anda nantinya akan diwawancari oleh petugas bank.

Tapi perlu juga diketahui, semakin banyak informasi yang diterima petugas bank dan mereka paham bisnis anda maka semakin cepat juga persetujuan akan diberikan. Untuk syarat-syarat kredit dibank, tentunya standar namun agar lebih jelas anda bisa dapatkan melalui website bank tersebut, atau brochure bank atau malah lebih baik telephone langsung ke Customer Service dan Petugas Banknya. Sederhana kan?

Temukan informasi lainnya di Pinjaman Tanpa Jaminan – Tanpa Jaminan – Jaminan Pinjaman – Pinjaman Jaminan – Pinjaman Uang – Uang Pinjaman – Jaminan Kredit – Kredit Jaminan – Kredit Tanpa Jaminan – Uang Tanpa Jaminan – Pinjaman Kredit – Kredit Pinjaman – Uang Kredit – Kredit Uang

1 komentar:

yanto.elian mengatakan...

saya yanto dari lombok tengah,saya membutuhkan dana pinjaman untuk pembangunan perumahan saya,kalau bapak mau membantu kami hubungi saya di:
hp:081916007904